Sebelas pemain mendapat predikat ‘The Next Cristiano Ronaldo

Bola388.site  – Sebelas pemain mendapat predikat ‘The Next Cristiano Ronaldo’. Tentunya, menjadi tekanan besar bagi siapapun yang disebut-sebut punya permainan sehebat bintang Portugal tersebut.

Apalagi, untuk diakui sebagai seorang pemain bola papan atas memang cukup sulit. Sementara label ‘The Next CR7’ kadang diberikan ‘secara tidak adil’, secara begitu saja, oleh media tanpa mengindahkan beban yang akan diemban pemain tersebut dengan predikat itu.

Berikut ini daftar 11 pemain yang semuanya dibanding-bandingkan dengan permainan gemilang bintang Juventus tersebut di awal karir mereka, seperti yang dilansir SunSport.

Dalam daftar itu, termasuk di antaranya dua pemain gagal Manchester United, seorang pemain muda Barcelona dan pemain yang disebut-sebut akan menjadi peraih Ballon d’Or di masa depan.

JOAO FELIX
Pemain 20 tahun ini tampil bersama Benfica pada musim 2018/19, dan membantu klub memenangkan liga. Dia juga menjadi pemain termuda yang mencetak hattrick di Liga Europa saat masih berusia 19 tahun dalam sebuah treble melawan Eintracht Frankfurt.

Prestasi itu mendorong Atletico Madrid untuk bayarkan 113 Juta Poundsterling (hampir Rp 2 Trilyun) untuk datangkan Felix musim panas lalu.

Ia disebut-sebut memiliki tanda-tanda yang layak disebut sebagai ‘The Next Cristiano Ronaldo’, hingga ia kerap menjadi incaran pemain lawan dalam karirnya di Liga Spanyol. Felix pun sempat absen selama satu bulan akibat cedera pergelangan kaki, yang dialaminya dalam laga melawan Valencia pada Oktober tahun lalu.

Tampaknya, Felix belum tunjukkan kemampuan aslinya di Atletico. Tapi, jika benar-benar fit dan terus melaju bersama tim di sisa musim ini, maka Felix diperkirakan bisa kerahkan seluruh kemampuannya untuk skuad Diego Simeone tersebut.

FEDERICO MACHEDA
Pernah menjadi rekan satu tim Ronaldo pada 2009 lalu, mungkin, hal itu membuatnya tak bisa menghindar saat dibanding-bandingkan dengan mantan bintang Real Madrid tersebut.

Lalu, cara striker Italia itu memperkenalkan dirinya di Liga Primer bersama Manchester United juga telah menimbulkan histeria.

Saat Setan Merah berhasil kalahkan Aston Villa 2-1 di saat laga di Old Trafford tersisa 10 menit lagi, Macheda diperkenalkan sebagai pemain pengganti oleh Sir Alex Ferguson.

Ronaldo mencetak gol persamaan di akhir laga, lalu pada injury time Macheda mencetak gol kemenangan yang sensasional, mengumpan dirinya sendiri dengan tumit, sebelum akhirnya menceploskan si kulit bundar ke gawang lawan.

Sekarang di usianya yang sudah 28 tahun, Macheda telah menemukan kembali permainannya bersama klub Yunani, Panathinaikos, setelah sebelumnya ia sempat merumput di QPR, Doncaster, dan klub kecil Italia, Novara.

JUNIOR VINICIUS
Wonderkid asal Brasil ini belum berhasil tunjukkan permainan yang diharapkan darinya di Real Madrid, sejak ia datang pada 2018 lalu. Los Blancos membayar klubnya, Flamengo, ketika ia masih berusia 16 tahun, sebelum ia bergabung dengan raksasa Spanyol itu pada usia 18 tahun – usia minimum untuk transfer internasional.

Setahun kemudian, ia tunjukkan kecemerlangan di tim utama dengan mencetak gol di laga melawan Barcelona saat Madrid menang 2-0, Maret lalu. Mirip dengan Cristiano Ronaldo di tahun-tahun awalnya, dia begerak secepat kilat dan piawai dalam lakukan dribel.

ANTHONY MARTIAL
Pemain depan asal Prancis berusia 24 tahun ini telah memantapkan dirinya di Old Trafford sebagai pemain yang paling dipercaya untuk memimpin garis depan skuad Ole Gunnar Solskjaer.

Musim ini, dia tunjukkan permainan yang lebih produktif lewat 16 golnya di semua kompetisi.

Dia naik daun bersama AS Monaco, sebelum menandatangani kontrak dengan Manchester United pada tahun 2015. Namun, kesepakatannya saat itu yang mencapai 58 Juta Pounds (sekitar Rp 1,02 Trilyun), disebut-sebut mantan manajer Louis van Gaal sebagai sesuatu yang ‘konyol’.

FRANCISCO TRINCAO
Trincao diperkirakan akan gabung Barcelona pada Juli mendatang, setelah ia menyetujui kesepakatan pada Januari silam. Melihat postur tubuhnya, pemain internasional Portugal U-20 ini memang memiliki fisik yang mirip dengan Cristiano Ronaldo dan kuat dalam menguasai bola.

Ia mampu bermain di mana saja di antara tiga pemain lini depan. Selain itu, ia juga memiliki kaki kiri yang khusus, memiliki tembakan gledek dan ketrampilan menggiring bola yang patut diacungi jempol.

Pada Kejuaraan Eropa U-19 2018 lalu, ia memenangkan Sepatu Emas ketika Portugal kemudian mengalahkan Italia, 4-3, di final, lewat babak perpanjangan waktu.

WILFRIED ZAHA
Tampaknya agak tidak adil untuk menyebut Zaha gagal, mengingat posisinya di Liga Premier hari ini bersama Crystal Palace. Tapi, harus diakui, karirnya di Manchester United pada 2013 hingga 2015 lalu memang sebuah bencana.

Dia menjadi pemain terakhir yang direkrut Sir Alex Ferguson sebelum pensiun. Namun Zaha, 27 tahun, tidak pernah benar-benar disukai penggantinya, David Moyes, hingga ia kemudian dipinjamkan keCardiff City sebelum akhirnya kembali ke Selhurst Park.

Kini klub yang mendadak kaya, Newcastle United, berencana menjadikan Zaha sebagai rekrutan mahal pertama mereka.

KYLIAN MBAPPE
Ia bukan saja layak disebut sebagai ‘The Next Cristiano Ronaldo’, tapi Kylian Mbappe layak dikatakan sebagai seorang superstar di dunia sepak bola.

Sekarang ia menjadi pemain utama PSG, di mana pemain berusia 21 tahun ini telah mencetak 30 gol dalam 33 pertandingan musim ini. Ia juga menjadi pemenang trofi Piala Dunia 2018 untuk Timnas Prancis, hingga layak dipandang sebagai pewaris Ballon d’Or yang kini didominasi Ronaldo dan Lionel Messi.

Tapi mantan striker Arsenal, Nicolas Anelka, melihat sosok Mbappe justru mirip Ronaldo yang lain, yakni .. Ronaldo yang sudah pensiun dari Brasil. “Dia mengingatkan saya pada Ronaldo pada Olimpiade 1996,” ujar Anelka yang sama-sama berasal dari Prancis.

“Dia punya karakteristik pemain kelas dunia dan dia harus mengelolanya dengan benar. Jika dia mengikuti karir Ronaldo ‘O Phenomenon’, dia akan menjadi salah satu legenda yang mengukir sejarah di dunia olah raga,” tambahnya.

KAIO JORGE
Chelsea, Juventus dan Bayer Leverkusen saat ini menjadi tiga klub yang mengamati permainan apik remaja asal Brasil ini.

Pemain berusia 18 tahun itu menjadi pemain terbaik yang pernah mereka lihat di Santos, setelah Neymar. Ia memiliki kaki yang cepat, teknik luar biasa dan kemampuan duel di udara yang juga luar biasa.

Pada Piala Dunia U-17 tahun lalu, ia sukses merebut Sepatu Perunggu lewat lima gol yang dicetaknya. Tapi, tampaknya, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah dia benar-benar akan berkembang menjadi Ronaldo yang berikutnya di masa depan.

LUCAS OCAMPOS
Ocampos, sekarang berusia 25 tahun, mengawali karirnya di River Plate, di mana ia sukses membantu klub itu meraih promosi kembali ke Divisi Primera lewat tujuh gol yang dibukukannya dalam 38 pertandingan.

Performa Ocampos membuatnya pindah ke Monaco, dan dia segera dinominasikan untuk meraih penghargaan Golden Boy Eropa yang cukup bergengsi itu, sebelum akhirnya pindah ke Marseille pada 2015.

Namun, ia sempat dipinjamkan ke Genoa dan Milan, yang sayangnya gagal menjadi tempat bagi Ocampos menunjukkan permainan terbaiknya. Tapi, setelah pindah ke Sevilla pada musim panas 2019, ia kembali menemukan performa terbaiknya lewat 12 gol yang dicetaknya musim ini.

GUEDES GONCALO
Tak bisa dihindari, Guedes menjadi salah satu pemain yang dibanding-bandingkan dengan Cristiano Ronaldo. Alasannya, keduanya sama-sama berasal dari Portugal, diwakili agen yang sama: Jorge Mendes, dan sebagian besar bermain di posisi sayap pada tahun-tahun pembentukan karirnya.

Namun, pemain 23 tahun ini gagal memenuhi harapan saat pindah ke PSG dari Benfica pada 2017. Di raksasa Ligue 1 itu dia hanya bermain 13 kali, hingga akhirnya ia pindah ke Valencia.

Untuk negaranya, ia terbukti menjadi pahlawan, terutama saat mencetak gol kemenangan di laga melawan Belanda pada final UEFA Nations League 2019 lalu.

RAFAEL LEAO
Baru berusia 20 tahun, Leao sudah dipuji dunia lewat permainannya. Dia memulai karirnya di Sporting Lisbon, sebelum mengakhiri kontraknya pada 2018 usai dia dan rekan satu timnya diserang para suporter selama sesi latihan.

Leao kemudian lakoni musim yang cemerlang di Lille, di mana ia mencetak delapan gol dalam 26 pertandingan, yang cukup membuatnya pindah ke AC Milan musim panas lalu.

Penyerang asal Portugal ini juga mampu beradaptasi dengan baik dengan kehidupan di Italia, tapi masih belum memulai debut untuk negaranya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*